هل من معتبر؟؟؟
    Ingatlah Penghancur Segala Kenikmatan (MAUT) Dan Bebekallah Sebelum Datang Hari Pembalasan

Keutamaan Bersedekah

Sedekah adalah perintah Allah dan rasul-Nya kepada segenap muslimin. Banyak ayat di dalam Al-Quran dan hadits-hadits Rasulullah yang memerintahkannya dan menyebutkan banyak keutamaan atau faedah sedekah. Dalam surat Al-Baqarah [2]: 261 disebutkan, bahwa barangsiapa menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir ada seratus butir. Allah melipat gandakan ganjaran bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Dari satu butir menjadi 700 butir. Subhanallah!!

Sebagaimana disebutkan dalam satu hadits bahwa sedekah tidak menjadikan hartanya berkurang, tapi justru akan bertambah berkah di mata Allah.Banyak sekali hadis yang menyatakan betapa pentingnya seorang Mukmin untuk melakukan sedekah. Diantara keistimewaannya ialah:


Pertama, bisa melepaskan pelakunya dari bencana. Sebab Rasul SAW bersabda : “ Sesungguhnya sedekah dapat menolak 70 pintu bencana “.

Kedua, merupakan obat penyakit pada tubuh. Rasul SAW. menjelaskan : “ Obatilah penyakitmu dengan bersedekah “.

Ketiga, sebagai benteng buat diri kita. Nabi SAW.menerangkan : “ Bentengilah harta bendamu dengan sedekah “.

Keempat, sebagai pemadam kemurkaan Allah. Rasul SAW.berwasiat : “Sedekah dapat menutup kemurkaan Allah.”

Kelima, menambah keakraban sesama Muslim“. Rasul mengingatkan : “Sedekah adalah hadiah. Maka berikanlah hadiah kepada teman pergaulanmu dan berkasih–sayanglah kalian dengan saling memberi sedekah“.

Keenam, mampu menanamkan rasa belas kasihan dalam hati. Rasul SAW.berpesan : “Barang siapa mendapatkan kesedihan di dalam hati, maka berikanlah sedekah“.

Ketujuh, dapat menambah umur. Ujar Rasul SAW : “Sedekah dapat menolak musibah serta dapat menambah keberkahan umur“.

Kedelapan, sebagai safaat kelak di akhirat. Rasul SAW menjelaskan : “Sesungguhnya yang akan menaungi orang Mukmin pada hari kiamat kelak, adalah sedekah“.

Kesembilan, menuai pahala yang teramat besar. Dalam sebuah atsar disebutkan : “Barang siapa bersedekah dengan sebiji tamar, kelak di ahri kiamat dia akan mendapat pahala sebesar gunung yang berada di atas timbangan amalnya“.

Kesepuluh, sebagai wasilah“ menambah“ rezeki. Rasul SAW. menjanjikan “Tidak akan berkurang harta yang disedekahkan, bahkan akan bertambah, akan bertambah dan akan bertambah“. Ali bin Abi Thalib KW berkata : “Pancinglah rezeki dengan bersedekah“.

Oleh sebab itu, kita sebagai umat Islam semestinya bersedekah setiap hari. Yang kaya menyantuni yang miskin, yang miskin membantu yang kaya dengan tenaganya. Jangan ditunda-tunda lagi hasrat bersedekah dan jangan mengikuti bisikan setan yang selalu menggoda orang yang ingin bersedekah. Mereka berbisik, "Jangan berikan hartamu! Nanti kamu jadi melarat, kamu jadi miskin. "Tunggu saja setelah Anda kaya, setelah Anda tua, akhirnya Anda meninggal, belum sempat bersedekah, dan menyesal yang tiada tara.

Akan tetapi, dalam memberikan sedekah, kita harus ikhlas mencari keridhaan Allah. Janganlah mengharapkan sesuatu dari si penerima, baik berupa balasan, pujian maupun sanjungan. Jika si pemberi memahami benar amalan sedekah, ia tidak akan menginginkan ketenaran dan kedermawanannya diketahui oleh orang lain. Ia juga pastinya menghormati penerima, tidak ada sikap sombong dan pamer yang tampak di hadapan si penerima. Orang yang mau bersedekah karena keimanannya, yaitu ia percaya akan janji-janji Allah yang ada dalam Al-Qur`an pada hari kiamat nanti, janji-janji Allah itu akan diperlihatkan kepadanya. Barangsiapa beramal kebaikan waktu di dunia dengan didasari keimanan, ia akan memetik hasilnya di akhirat.

Selanjutnya, pada hakikatnya, sedekah tidak hanya dengan materi, tapi juga bisa berupa bantuan tenaga, nasihat, bahkan senyuman yang menenangkan hati. Ini bagian dari keadilan Allah terhadap syariat-Nya. Jadi, sekalipun kita tidak memiliki harta untuk didermakan, kita masih bisa mendapatkan pintu-pintu lain dalam bersedekah dengan keutamaan-keutamaan yang sama dahsyatnya.

Alhasil, sedekah tidak hanya memberi sesuatu kepada orang lain, namun memiliki dasar hukum, aturan, macam dan jenis sedekah, hikmah, dan lain sebagainya. Semuanya mesti kita ketahui agar kita bisa mengamalkannya dengan benar dan mendapatkan apa yang telah dijanjikan Allah kepada orang yang bersedekah.

Dan Ing.


0 komentar:

Poskan Komentar